Indonet7.com-Jakarta-Saya alami penipuan oleh kantor pos Indonesia saya di hubungi oleh salah satu pegawai kantor pos Indonesia untuk mengambil paket saya karena paket tersebut bermasalah dan tidak dapat dikirimkan sesuai alamat penerima tersebut.
Awalnya saya terkejut dan kaget waktu dihubungi oleh kantor pos Indonesia kalau saya mau di laporin oleh pihak berwajib karena saya mengirimkan paket ke alamat tersebut saya tidak kenal dan sebuah buku tabungan dan ATM atas nama Roslinda Karim.
Atas komunikasi tersebut saya di sambungkan oleh oknum polisi dari Polda Metro Sumatera Selatan dan terjadilah komunikasi tersebut.
Saya dan oknum polisi yang mengaku dari syber polisi Polda metro Sumatera Selatan untuk membantu saya dalam kasus paket yang ada di kantor pos di Sumatra Selatan.
Terjadilah komunikasi antara saya dan oknum polisi tersebut dengan meminta uang di transfer ke rekening bank Syariah Indonesia untuk ditindaklanjuti kasus mony Loudry yang saya di tuduhkan kepada saya kalau saya terlibat kasus many Loudry.
Setelah saya transfer dari rekening bank BCA saya sebanyak Rp 4 juta rupiah dan bank BNI saya sebanyak Rp 4 juta rupiah.
Setelah saya ke rekening oknum polisi tersebut dia akan kembalikan uang saya selama 30 menit karena untuk pemeriksaan kasus Mony Loudry.
Kasus ini sudah di laporkan ke polres Jakarta Timur untuk di selidiki oknum yang mengaku dari Polda Sumatera Selatan.