INDONET7.COM JAKARTA- Global Educational Supplies & Solutions (Perlengkapan & Solusi Pendidikan Global) GESS 2022 kembali di gelar. Kerja sama pendidikan Asia Tenggara sangat strategis. Ikatan Guru Indonesia ( IGI ) mengikuti Pameran GESS tahun 2022. yang diselenggarakan pada tanggal 14 – 16 September 2022 di JCC, Jakarta.
IGI mengikuti pameran GESS. Pameran ini sangat bermanfaat untuk kerja sama pendidikan di Asia Tenggara dengan menghadirkan banyak program pendidikan dan lainnya. Banyak booth pendidikan yang mengikutinya.
Tujuan pameran GESS Asia memberikan akses bagi profesional pendidikan untuk menemukan produk dan solusi kebutuhan kegiatan belajar mengajar modern yang mengubah proses pembelajaran siswa.
Dr. A. Murtala MSi, Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Utara mengatakan pameran ini luar biasa.

“Pameran ini luar biasa, tadi saya sudah keliling keliling di arena pameran dan saya lihat banyak inovasi inovasi khusus dalam dunia pendidikan, dan ini menarik terutama untuk lembaga-lembaga pendidikan, ” ucapnya, Kamis (15/09).
Lebih lanjut.Sambung dia.melalui pameran ini tentunya guru guru dapat mengambil manfaat darinya.
“Saya melihat yang di pamerkan disini tidak seperti biasanya, karena secara umum ini lebih ke digitalisasi pendidikan dengan memperkenalkan model platform digital yang memudahkan metode pembelajaran, ” ujarnya.
Selain itu metode penilaian siswa itu lebih ke integrasi satu sistem kalau yang dulunya dilakukan secara manual hari ini ternyata telah ada platform platform yang bisa digunakan oleh sekolah-sekolah.
Hal yang ingin kami sampaikan bahwa sebenarnya pendidikan dimana saja sama, namun kami dari daerah masih terkendala dengan jaringan, sehingga kita menyarankan kepada pemerintah pemerintah pusat agar Bagaimana memaksimalkan pembangunan infrastruktur di daerah. Karena selama ini yang dapat mendukung proses digitalisasi pendidikan itu sendiri hanya di pusat dan kota kota besar saja, “ujarnya.
Ketika ditanya terkait penghargaan pendidikan hari ini. Dia mengatakan untuk dari Aceh yang memperoleh penghargaan pendidikan yang diberikan hari ini mungkin kelebihan Kami bertiga selama ini lebih konsen melihat bagaimana untuk mengembangkan pendidikan itu sendiri di daerah terutama dalam meningkatkan kompetensi guru. Kalau di tempat saya lebih Bagaimana meningkatkan kompetensi guru hari ini sehingga transfer knowledge yang dia berikan kepada siswa-siswanya itu akan lebih bagus, “tuturnya.
Dia menilai selama ini guru itu kemampuan secara kompetensinya itu stagnan. jadi mereka kurang inisiatif, kurang kreatif untuk bagaimana mengembangkan dirinya sendiri sehingga hasil pengembangan inilah yang akan ditransfer kepada Siswa-siswa didik mereka.
Kami berharap pengembangan pendidikan itu tetap harus didukung oleh infrastruktur yang lain. Jadi pendidikan itu tidak bisa bertemu sendiri dia jadi harus ada kolaborasi semua stakeholder semua unsur sehingga konsen memperhatikan itu, “pungkasnya.
(MY)