INDONET7.COM JAKARTA-Global Educational Supplies & Solutions (Perlengkapan & Solusi Pendidikan Global) GESS 2022 kembali di gelar. Kerja sama pendidikan Asia Tenggara sangat strategis. Ikatan Guru Indonesia ( IGI ) mengikuti Pameran GESS tahun 2022. yang diselenggarakan pada tanggal 14 – 16 September 2022 di JCC, Jakarta.
IGI mengikuti pameran GESS. Pameran ini sangat bermanfaat untuk kerja sama pendidikan di Asia Tenggara dengan menghadirkan banyak program pendidikan dan lainnya. Banyak booth pendidikan yang mengikutinya.
Tujuan pameran GESS Asia memberikan akses bagi profesional pendidikan untuk menemukan produk dan solusi kebutuhan kegiatan belajar mengajar modern yang mengubah proses pembelajaran siswa.

Wakil Bupati Pakpak Bharat, H Mutsyuhito Solin, Dr, M.Pd ketika ditemui awak media mengatakan dirinya sudah 35 tahun mengabdi sebagai tenaga pendidikan sebelum menjabat sebagai Wakil Bupati Pakpak Bharat.
“Saya waktu itu pernah dua periode jadi Ketua Dewan Pendidikan, terus jadi Konsultan Pendidikan di beberapa sekolah misalnya di Al Azhar. Bahkan saya aktif selama ini melatih guru guru, dan juga mengurusi manajemen pendidikan. setelah saya jadi wakil bupati tentunya menerapkan ilmu ilmu yang saya dapat itu atau pengalaman yang saya dapat itu ke daerah saya di Pakpak Bharat, “ucapnya kepada awak media, Kamis (15/09).
Lebih lanjut.Sambung Mutsyuhito. Untuk penghargaan dari Ikatan Guru Indonesia ini dirinya diusulkan oleh Kabupaten Pakpak Bharat, kemudian melalui IGI Provinsi Sumatera Utara di dinyatakan sebagai salah seorang penerima penghargaan dari Sumatera Utara.
Dalam hal ini menurutnya untuk perwakilan dari Sumatera ada dua orang yang menerima penghargaan yaitu satu guru besar dari USU dan satu lagi dirinya. Dan ini adalah penghargaan pertama kali yang diterimanya di ajang ini.
“Ini adalah baru pertama kali dapat penghargaan saya sebagai tokoh masyarakat yang peduli terhadap pendidikan. karena kegiatan-kegiatan saya misalnya bagaimana menggalakkan literasi di daerah. Dan inilah yang mungkin dilihat oleh IGI karena peran peran saya itu. makanya saya diusulkan untuk mendapatkan piagam penghargaan hari ini,”ujarnya.
Melihat perkembangan dunia pendidikan di Pakpak Bharat sendiri dikatakannya baru ada 50% lebih siswa belum mampu dalam literasi.
“Oleh karena itu saya menghimbau atau saya menugaskan kadis pendidikan untuk mengundang kepala kepala sekolah agar menceritakan ke masing-masing sekolah untuk mengupload bagaimana posisi sekolah itu dalam literasi dan numerasi kemudian dari posisi seperti itu saya suruh Kepala Sekolahnya untuk merencanakan program-program apa yang dibuat untuk meningkatkan literasi dan numerasi itu kita fasilitasi. Serta bagaimana cara meningkatkan literasi dan numerasi itu, “terangnya, Kamis (15/09).
Ketika ditanya terkait pameran GESS 2022 ini, Mutsyuhito mengatakan pameran ini bagus sekali. yaitu untuk memperluas wawasan, seperti tadi ada Booth dari Putera Sampoerna Foundation yang menceritakan bahwa di situ ada pelatihan pelatihan guru. Dan ini memungkinkan saja nanti akan ada kerjasama dengan beberapa yang dipamerkan di sini, “tuturnya.
“Saya berharap agar pendidikan di Indonesia ini makin meningkat mutunya. karena peningkatan mutu itu hanya ada kepada dua hal pertama kepada kesiapan guru untuk meningkatkan mutu. kedua kepada kesiapan pemerintah untuk menyiapkan sarana prasarana.
Jadi kalau dua hal ini bisa di kolaborasi saya kira pendidikan akan bisa meningkat. tentang perhatian pemerintah terhadap pendidikan menurutnya sudah cukup. pemerintah sudah cukup baik. Saya kira dengan adanya dana BOS, biaya pendidikan yang 20% berdasarkan undang-undang itu baik di APBN maupun APBD Saya kira ini sudah cukup untuk membiayai pendidikan kita ditambah lagi dengan adanya tunjangan profesi terhadap guru guru sehingga guru itu tidak menderita. tetapi tetap di pertahankan kesejahteraannya.
Saya berharap guru itu merupakan salah satu sumber untuk peningkatan mutu pendidikan. Oleh karena itu kesejahteraan guru akan berdampak pada peningkatan mutu pendidikan, “pungkasnya.
(MY)